|
Suguhan
SATE GEPUK DAN BISTIK SAPI
Jalan
Tamansiswa tidak lagi sepi seperti tahun 1980-an. Lalu lintasnya
padat, sehingga kendaraan seringkali tersendat. Meski tidak macet,
namun pengguna jalan tidak bisa leluasa. Apalagi, dipinggir jalan
seringkali dipakai untuk parkir kendaraan roda empat. Selain lalu
lintasnya padat, sekarang ini disepajang jalan Tamansiswa dari ujung
utara sampai ujung selatan, kecuali di depan LP. Wirogunan, mudah
sekali ditemukan warung makan. Bermacam jenis makanan disediakan
dibanyak warung yang melengkapi kepadatan di jalan Tamansiswa.
Salah satu warung yang
terletak di timur jalan, papan namanya tertulis “Kedai Sapi”.
Warungnya kecil, 10 orang pengunjung datang bersamaan akan segera
kelihatan
penuh.
“Kedai Sapi” ini menyediakan, salah satunya, menu sate gempuk.
Apa itu sate gepuk?
Ini hanya nama dari proses
yang diambil dalam membuat sate, yakni digepuk/dipukul dengan besi,
sehinga satenya bisa kelihatan gepeng. Dan yang lebih menarik lagi,
karena mungkin digepuk, satenya menjadi empuk, sehingga tidak susah
untuk dikunyah.
‘Kedai Sapi’ baru sekitar
2,5 tahun yang lalu membuka warung di Tamansiswa. Selain sate gepuk,
disediakan bistik sapi, soup sapi dan iga bakar. Tinggal pilih mana
yang suka. M ungkin
karena namanya yang agak lain, maka sate gepuk cukup menggoda, oleh
sebab itu sering dipilih oleh pembeli.
Dari segi bumbu dan cara
mematangkan dagingnya, sate gepuk sebenarnya tidak berbeda dengan
jenis sate yang lain, misalnya sate kambing maupun ayam. Dengan cara
dibakar. Bumbu sate gepuk bukan kacang, melainkan sambal kecap,
sehingga pedas dan manis menjadi satu. Rasa berambang merah yang
diiris kecil dan dicampur pada sambal kecap, menambah rasa pedas dan
hangat.
Sate gepuk disajikan bersama
sayur, berupa kobis dan wortel yang diiris kecil-kecil. Sambal
kecapnya ditaruh pada mangkok kecil. Ada dua model sate gepuk yang
ditawarkan, yakni
sate
gepuk paket, ialah tiga tusuk sate gepuk dan sepiring nasi harganya
Rp 10.500. Yang satunya, satu porsi sate gepuk berisi 5 tusuk tanpa
nasi, harganya Rp 13.000. Tinggal pilih mana yang suka.
Selain sate gepuk, ada juga
bistik. Satu porsi tanpa nasi harganya Rp 12.000,-. Satu paket sate
gepuk dan satu porsi bistik sapi, telah memberikan rasa yang berbeda.
Sate gepuknya manis dan gurih bercampur menjadi satu, dan dagingnya
empuk. Lain dengan bistik’ Kuahnya terasa sangat manis, dan tidak
ada rasa pedas, menunjukkan bahwa tidak menyertakan cabe sedikitpun
dalam memasak. Karena rasa manisnya dominan, sehingga terasa cepat
‘neg’ menikmati bistik. Namun pada sate gepuk, tiga tusuk terasa
kurang, dan perlu untuk tambah lagi.
Sate gepuk, kiranya hanyalah
pilihan nama yang berbeda dari sebutan sate pada umumnya. Namun
ramuan bumbunya, rasanya tidak ada yang membedakan. Tapi dari segi
rasa dan kualitas dagingnya, tampaknya sate gepuk memberikan
kenikmatan tersendiri.
Ons Untoro |