Bothekan

NGATURAKE KIDANG LUMAYU

Pepatah Jawa di atas secara harfiah berarti melaporkan kijang (yang telah) lari. Kijang adalah binatang yang dapat berlari kencang. Kijang di masa lalu merupakan binatang yang banyak diburu untuk diambil daging atau tanduknya. Oleh karena demikian, maka banyak cerita atau dongeng-dongeng di Jawa yang mengisahkan tentang kehidupan para putri-ksatria dan kijang. Hal ini dapat disimak dalam cerita-cerita pewayangan atau cerita-cerita rakyat. Dengan demikian dapat diketahui bahwa kijang merupakan binatang yang ”penting” atau berharga dalam masyarakat Jawa di masa lalu.

Ngaturake kidang lumayu dalam pepatah di atas mengandung maksud atau makna tentang dilaporkannya sesuatu (yang bernilai atau berharga) namun telah hilang. Artinya tindakan ngaturake kijang lumayu sesungguhnya tidak memberikan nilai apa-apa karena semuanya telah terlanjur terjadi, hilang, atau terlanjur telah berlalu.

a. sartono